Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

GERAKAN KEPANDUAN

Sungguh Berat Jadi Kader Muhammadiyah. Ragu dan Bimbang Lebih Baik Pulang "JENDRAL SUDIRMAN"

HIZBUL WATHAN KWARDA ASAHAN

Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan. - Jogjakarta, 25 Mei 1946. (JENDRAL SUDIRMAN)

SANG PENCERAH

Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.- Jogjakarta, 17 Agustus 1948 (JENDRAL SUDIRMAN)

ROBERT STEPHEN SON SMITH BADEN POWELL

Bervariasi adalah ide-ide tentang apa yang merupakan 'sukses,' misalnya uang, posisi, kekuasaan, prestasi, penghargaan, dan sejenisnya. Tapi ini tidak terbuka untuk setiap mannor apakah mereka membawa apa yang sukses nyata, yaitu kebahagiaan. (Robert Baden-Powell)

PANDUKU

Hal yang paling bernilai sementara adalah mencoba untuk menempatkan kebahagiaan ke dalam kehidupan orang lain. Asli: The most worth-while thing is to try to put happiness into the lives of others. Sumber: Letter (September 1940) "BADEN POWELL"

Saturday, 16 September 2017

KUMPULAN SURAT KEPUTUSAN HIZBUL WATHAN (SK HW)


Alhamdulillahirabbil ‘alamiin, kami dapat menghimpun surat-surat dan petunjuk tentang landasan hukum keberadaan Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, baik yang berasal dari PP Muhammadiyah, Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, dan juga Undang-undang Pramuka yang mengakui keberadaan Pendidikan Kepanduan sebelum Undang-undang Pramuka diundangkan (UU Gerakan Pramuka Bab VIII Ketentuan Peralihan Pasal 47).

Himpunan surat-surat ini dimaksudkan untuk memudahkan siapa saja yang memerlukan dan berkepentingan dengan dibangkitkannya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di Indonesia dan sekaligus menjawab bagi yang memperbolehkan bahwa ekstrakurikuler di Perguruan Muhammadiyah tentang Hizbul Wathan dan Pramuka.

Kami menyadari mungkin belum semua surat –surat yang bernaan dengan keberadaan HW ini dapat kami himpun semua, karena keterbatasan kami, maka kami berharap bagi siapa saja yang mengetahui dan memiliki surat – surat keputusan yang lain, berkenan untuk memberikan informasi ke kami dan menggabungkan sehingga akan menjadi lebih lengkap.

Adapun isi dari Kumpulan Surat Keputusan tentang Landasan Hukum Hizbul Wathan adalah sebagai berikut :
  1. S.K. P. P. Muhammadiyah No : 92/KEP/I.0/B/2007 tentang Qaidah organisasi otonom Muhammadiyah.
  2. Surat edaran PWM Jawa Tengah No : 107/II.0/A/2014 tentang Nasehat dan Wasiat Kyai.
  3. SK Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah No : 128/KEP/I.4/F/2008 tentang Panduan Pembinaan Organisasi Otonom di sekolah Muhammadiyah.
  4. Pimpinan Pusat Muhammadiyah : Teks Deklarasi
  5. S.K.P.P. Muhammadiyah No : 72/SK/VI-B/I.1999 tentang Kebangkitan kembali Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dalam Muhammadiyah.
  6. S.K.P.P. Muhammadiyah No. 10/KEP/I-B/2003 tentang Penyempumaan SKPP Muhammadiyah No. 72/SK.PP/VI-B/I.B/l 999
  7. Maklumat Keputusan PP Muhammadiyah No : 302/IV/IV-A/61 Hal : Hizbul Wathan (HW) sesudah adanya perintah peleburan organisasi kepanduan.
  8. Surat PP Muhammadiyah No : VI-B/1 .a/53/2000 kepada PWM, PDM, PCM seluruh Indonesia tentang Pembentukan Kwartir Wilayah, Daerah, Cabang Hizbul Wathan.
  9. Surat PP Muhammadiyah No : 551/LO/B/2010 kepada PWM, PDM, PCM seluruh Indonesia tentang Pembentukan Kwartir Wilayah, Daerah, Cabang Qobilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
  10. Instruksi PP Muhammadiyah No : 579/INS/1.0/B/2011 tentang Pembentukan Kwartir Wilayah, Daerah, Cabang Qobilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
  11. SK PP Muhammadiyah No : 81/KEP/1.0/B/2001 tentang Tanfidz Keputusan Rapat Kerja Nasional Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah.
  12. SK Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah No : 40/KEP-MPDM-PPM/14/F/2011, tentang Tanfidz Rakernas Pendidikan Muhammadiyah Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah.
  13. PP Muhammadiyah, Tanfidz Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 45 di Malang.
  14. Instruksi Kwartir Wilayah GKHW Jawa Tengah No : 105/INS/Kwarwil, tentang Pelaksanaan Kegiatan Ekstra Kurikuler wajib kepanduan Hizbul Wathan pada sekolah Muhammadiyah.
  15. Pedoman, suara Muhammadiyah 01/100/1-15 Januari 2015 Perluasan Gerakan Kependudukan Hizbul Wathan oleh Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin, MA
  16. Undang-Undang Republik Indonesia No : 12 Tahun 2010, tentang Gerakan Pramuka.
Semoga himpunan surat-surat yang sedikit ini dapat bermanfaat demi berkembang dan majunya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dimasa sekarang dan yang akan dating. Kritik dan saran dari pembaca yang budiman kami ucapkan terimakasih.

Semoga bermanfaat. 

Fastabiqul Khairaat.

Kumpulan Surat Keputusan Hizbul Wathan (SK HW) ini juga dapat Ramanda Download DISINI.

CONTOH PIONERING MENARA PANDANG

Pionering menara pandang yang disajikan lengkap dengan gambar dan foto ini adalah model-model pembuatan pionering khusus untuk menara pandang. Contoh ini tentunya dapat dijadikan inspirasi bagi para Pandu dalam membuat pionering.

Pionering ini juga rencananya akan digunakan sebagai Sarana Pembakaran Api Unggun pada kegiatan Kemah Bakti Tunas Melati Pandu Hizbul Wathan Kwartir Wilayah Sumatera Utara Tahun 2017 yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Oktober 2017 s. d. 29 Oktober 2017 di Lapangan Bola Kaki Bunut Facktory Kabupaten Asahan Sumatera Utara.

Di samping pionering model menara pandang, tentu ada model-model pionering lainnya seperti pionering tiang bendera, jembatan, gapura (pintu gerbang) dan berbagai jenis lainnya. Tetapi dalam postingan teknik Kepanduan kali ini dikhususkan membahas mengenai menara pandang.

Pionering sendiri diambil dari kata pionir yang mempunyai arti “penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan:” (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Atau diambil dari bahasa Inggris ‘pioneering’ yang berarti ‘kepeloporan’. Dalam Kepanduan pionering merupakan keterampilan dalam pembuatan bangunan darurat dengan menggunakan bahan-bahan seadanya. Jenis bangunan yang dibuat semisal menara pandang atau menara jaga, tiang bendera, gapura atau pintu gerbang, jembatan, dan aneka perabotan perkemahan semacam meja makan, rak sepatu, dan lain-lain. Bahan yang digunakan untuk membuatnya biasanya terbatas pada kayu dan tali. Karena itu dalam pembuatan pionering sangat diperlukan penguasaan terhadap materi tali-temali termasuk aneka simpul dan ikatan.


Gambar Pionering Menara Pandang

Pada kesempatan kali ini akan diberikan contoh berbagai model bangunan menara pandang, menara pantau, atau menara jaga dengan teknik pionering.

Menara pandang segitiga

Menara pandang dua segitiga bersilangan
 

Menara pandang dua segitiga terbalik
 

Menara pandang dua kaki

Menara pandang segiempat segitiga


Menara pandang segi empat enam kaki


Persiapan Membuat Pionering Menara

Dalam membuat pionering menara perlu perispan yang mantang. Apalagi jika membuatnya dalam ukuran yang sebenarnya yang sangat memperhatikan tingkat keamanan baik bagi pembuat, pemakai, maupun orang lain di sekitarnya. Penggunaan ikatan dan simpul pun harus tepat. Bagian mana yang harus mengunakan ikatan kaki tiga, iktan canggah, ikatan palang, ataupun ikatan silang. Pun pemilihan simpul seperti simpul mati, simpul pangkal, cara menyambung tali, dan lain sebagainya.

Dalam Kepanduan, baik latihan maupun lomba, terkadang peserta didik diberikan tugas untuk membuat pionering bukan dalam ukuran yang sebenarnya. Melainkan dalam ukuran yang lebih kecil atau biasa dinamakan maket pionering. Dalam pembuatan maket pionering selain memperhatikan ketepatan dalam penggunaan simpul dan iktan juga harus memperhatikan aspek realitas. Artinya, maket pionering yang dibuat tersebut bisa terwujud dan berdiri kokoh seumpama dibuat dalam ukuran yang sebenarnya.

Terakhir, gambar-gambar pionering di atas hanyalah sekedar contoh. Karena itu Pandu yang ingin membuat pionering (maket ataupun ukuran sebenarnya) dituntut kreatifitasnya untuk membuat model-model yang lebih baik.

PESAN DAN KISAH KIAI AHMAD DAHLAN DALAM HIKMAH MUHAMMADIYAH


Di tengah-tengah sakitnya yang semakin parah diawal tahun 1923, Kiai Ahmad Dahlan memberikan beberapa nasihat dan wasiat. Uraian terinci nasehat dan wasiat itu ialah sebagaimana berikut ini :

Kemunduran Umat
Sebagian besar pemeluk Islam sudah terlalu Jauh meninggalkan ajaran Islam yang membuat Islam mengalami kemunduran. Tapi kemunduran umat Islam itu disebabkan kemerosotan akhlak sehingga penuh ketakutan seperti kambing dan tidak lagi memiliki kcberaninn seperti harimau.
Melihat keadaan demikian, Kiai Dahlan berkata : "Karena itu aku terus memperbanyak amal dan berjuang bersama anak-anakku sekalian untuk menegakkan akhlak dan moral yang sudah bengkok. Kusadari bahwa menegakkan akhlak dan moral serta berbagai persoalan Islam yang sudah bengkok .
memang merupakan tugas berat dan sulit.
Kiai melanjutkan : "Namun demikian, jika kita terus bekerja dengan rajin disertai kesungguhan, kemauan keras, dan kesadaran tugas yang tinggi, maka insya Allah Tuhan akan memberi jalan dan pertolongan-Nya akan segera tiba.

Kewajiban Setiap Orang
"Aku ini sudah tua, berusia lanjut, kekuatanku pun sudah sangat terbatas. Tapi, aku tetap memaksa diri memenuhi kewajibanku beramal, bekerja, dan berjuang untuk menegakkan dan menjunjung tinggi perintah Tuhan. Aku sangat yakin seyakin-yakinnya bahwa memperbaiki urusan yang terlanjur salah dan disalahgunakan atau diselewengkan adalah merupakan kewajiban setiap manusia, tcrutama kewajiban umat Islam”.

Kuberi Nama Muhammadiyah
Usaha berjuang dan beramal tersebut aku lakukan dengan mendirikan persyarikatan yang aku beri nama Muhammadiyah. 
Dengan itu aku berharap kepada seluruh umat yang berjiwa Islam akan selalu tetap mencintai junjungan Nabi Muhammad dengan mengamalkan segala tuntunan dan perintahnya.

Kewajiban Muhammadiyah
“Mengingat keadaan tubuhku kiranya aku tidak lama lagi akan meninggalkan anak-anakku semua sedangkan aku tidak memiliki harta benda yang bisa kutinggalkan kepadamu. Aku hanya memiliki Muhammadiyah yang akan kuwariskan kepadamu sekalian".
"Karena itu, aku titipkan Muhammadiyah ini kepadamu sekalian dengan penuh harapan agar engkau sekalian mau memelihara dan menjaga Muhammadiyah itu dengan sepenuh hati agar Muhammadiyah bisa terus berkembang selamanya."

Muhammadiyah bagi Sesama
"Menjaga dan memelihara Muhammadiyah bukanlah suatu perkara yang mudah. Karena itu aku senantiasa berdoa setiap saat hingga saat-saat terakhir aku akan menghadap kepada Illahi Rabbi. Aku juga berdoa berkat dan keridlaan serta limpahan rahmat karunia Illahi agar Muhammadiyah tetap maju dan bisa memberikan manfaat bagi seluruh ummat manusia sepanjang sejarah dari zaman ke zaman."

Memajukan Muhammadiyah
“Aku berdoa agar kaum sekalian yang mewarisi, menja¬ga, dan memajukan Muhammadiyah semoga Allah SWT senantiasa mengaruniai Taufiq dan hidayah-Nya dalam mengamalkan dan memperjuangkan agama Islam yang sempurna. Melalui usaha demikian aku berharap semoga segala macam penyakit yang selama ini menyebabkan kemunduran umat Islam dan segala macam penyakit dalam tubuh masyarakat semakin hilang sehingga tubuh masyarakat itu menjadi semakin sehat”

Tanda Mencintai Muhammadiyah
“Aku berpesan hendaklah engkau sekalian bekerja de¬ngan sungguh-sungguh, penuh kebijaksanaan, penuh kehati-hatian serta senantiasa waspada di dalam menggerakkan Mu¬hammadiyah dan dalam mengerahkan tenaga umat. Janganlah engkau menganggap masalah ini sebagai persoalan kecil dan sepele, persoalan Muhammadiyah adalah masalah besar. Siapa saja yang mengindahkan pesanku adalah pertanda orang yang tetap mencintai aku dan Muhammadiyah”

Tidak Menduakan Muhammadiyah
Kiai Ahmad Dahlan menyatakan bahwa untuk menjaga keselamatan Muhammadiyah, setiap warga Muhammadiyah perlu mengikuti Khittahnya agar segenap usahanya berhasil, diijabahi dan dikabulkan Tuhan.
Khittah Kiai Ahmad Dahlan itu ialah :
  1. tidak menduakan Muhammadiyah dengan organisasi lain,
  2. tidak dendam, tidak marah, dan tidak sakit hati jika dicela dan dikritik,
  3. tidak sombang dan tidak berbesar hati jika menerima pujian,
  4. tidak jubria (ujub, kikir, dan ria),
  5. mengorbankan harta benda, pikiran, dan tenaga dengan hati ikhlas dan murni, 
  6. bersungguh hati terhadap pendirian.
Keputusan Sidang
"Hendaklah setiap warga Muhammadiyah jangan tergesa-gesa menyanggupi suatu tugas yang ditetapkan oleh sidang persyarikatan. Telitilah terlebih dahulu keputusan siding yang menetapkan engkau untuk melakukan suatu tugas apakah pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas yang telah engkau sanggupi sebelumnya. 
Jika itu terjadi, hendaklah kau permudah memenuhi tugas dalam waktu yang tidak bersamaan dengan tugas lainnya, agar engkau tidak mudah mempermainkan keputusan sidang dengan hanya mengirimkan surat atau memberi tahu ketika mendapati waktu pemenuhan tugas itu bersamaan dengan tugas lainnya yang telah engkau snggupi sebelumnya."

Menghidupi Muhammadiyah
Kiai Ahmad Dahlan seperti memahami bagaimana perkembangan Muhammadyah dimasa depan. Dimasa itu Amal Usaha Muhammadiyah bisa melahirkan kegiatan bisnis, menjanjikan gaji yang besar dan keuntungan ekonomi kekuasaan.
Karena itu Kiai berpesan hendaknya Warga Muhammadiyah tidak mencari kehidupan dalam persyarikatan Muhammadiyah tetapi senantiasa menghidup – hidupi Muhammadiyah.

Jadilah Dokter
"Muhammadiyah pada masa sekarang ini berbeda dengan Muhammadiyah pada masa mendatang. Karena itu hendaklah warga muda-mudi Muhammadiyah hendaklah terus menjalani dan menempuh pendidikan serta menuntut ilmu pengetahuan (dan teknologi) di mana dan ke mana saja. Menjadilah dokter sesudah itu kembalilah kepada Muhammadiyah. Jadilah master, insinyur, dan (propesional) lalu kembalilah kepada Muhammadiyah sesudah itu."

Anak Muda
"Di masa yang akan datang, anak-anak warga Muhammadiyah tidak hanya akan tersebar di seantero tanah air, tapi akan tersebar ke seluruh dunia. Penyebaran anak-anak muda Muhammadiyah tersebut juga bukan semata-mata karena tugas keilmuan, melainkan juga akibat hubungan perkawinan."

Dokter Perempuan
Suatu ketika, KH. Ahmad Dahlan bertanya kepada anak-anak muda perempuan Muhammadiyah, "Apakah kamu tidak malu jika auratmu dilihat kaum lelaki?" Anak-anak muda perempuan itu serentak menjawab bahwa mereka akan malu sekali jika hal itu terjadi. Kiai lalu berkata: "jika kau malu, mengapa jika kau sakit lalu pergi ke dokter laki-laki, apalagi ketika hendak melahirkan anak. Jika kau memang benar-benar malu, hendaknya kau terus belajar dan belajar dan jadilah dokter sehingga akan ada dokter perempuan untuk kaum perempuan!"

Semangat BerMuhammadiyah
Hendaknya engkau tidak gampang melibatkan diri dalam perebutan tanah sehingga bertengkar dan berselisih, apalagi bertengkar dan berselisih dimuka pengadilan. Jika engkau lakukan, maka Allah akan menjauhkanmu memperoleh rezeki Tuhan.

Alasan Tidak Memenuhi Tugas
"Jika engkau meminta izin tidak melakukan suatu pekerjaan yang telah ditetapkan oleh suatu keputusan sidang persyarikatan seperti untuk bertabligh, janganlah engkau meminta izin kepadaku, tapi memintalah izin kepada Tuhan dengan mengemukakan alasan-alasan. Beranikah engkau mempertanggungjawabkan tindakanmu itu kepada-Nya?"
"Jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut karena alasan tidak mampu, maka beruntunglah engkau! Aku akan mengajarkan kepadamu bagaimana memenuhi tugas tersebut. Tapi, jika engkau meminta izin tidak memenuhi tugas tersebut hanya karena sekedar enggan, maka tiadalah orang yang bisa mengatasi seseorang yang memang tidak mau memenuhi tugas. Janganlah persoalan rumah tangga dijadikan halangan memenuhi tugas kemasyarakatan!"

Pesan dan Kisah Kiai Ahmad Dahlan Dalam Hikmah Muhammadiyah

Aplikasi Android HIZBUL WATHAN



Selamat dan sukses atas selesainya Aplikasi Hizbul Wathan berbasis Android yang dapat didownload melalui Playstore. Dalam aplikasi ini memuat materi - materi Hizbul Wathan, Ketrampilan Kepanduan, Dokumentasi Materi, Gallery Video Kegiatan, Lagu - lagu Hizbul Wathan, Muhammadiyah dan Ortom yang langsung dapat di Play. Besar harapan kami agar aplikasi ini dapat bermanfaat bagi anggota Hizbul Wathan dan Pecinta Kepanduan pada umumnya. Berikut adalah beberapa screenshoot aplikasi :





LAGU HW DAN KEMUHAMMADIYAHAN



Berikut kami sajikan beberapa lagu-lagu Kepanduan Hizbul Wathan.
Semoga bermanfaat dan berguna bagi kita semua.
  1. SANG SURYA COVER-MARS MUHAMMADIYAH
  2. HWKu Jaya
  3. Sang Pecerah - Rossa - Versi Gamelan
  4. Sahabat HW
  5. Sang Surya (Mars Muhammadiyah) New Version
  6. Semarak Ortom 2017

MELURUSKAN SEJARAH JENDERAL SUDIRMAN



Dalam Monumen Jenderal Sudirman di Tanah Kelahiran Rembang, tertulis biografi singkat Jenderal Sudirman sebagai berikut :

24 Januari 1916
Sudirman lahir di Rembang, Bantar Barang, Rembang, Purbalingga, Jawa Tengah.

1933-1935
Sudirman aktif di Kepanduan Hizbul Wathan.

1944-1945
Sdirman masuk di pendidikan daidancho tentara pembela tanah air peta dibogor, kemudian munjadi daidancho di Kroya, Jawa Tengah.

1944-1945
Daidanco Sudirman ditempatkan di Kroya.

12 - 15 Desember 1945
Kolonel Sudirman memimpin pasukan TKR dan Laskar memukul mundur tentara sekutu Belanda di Ambarawa dan sekitarnya.

18 Desember 1945
Kolonel Sudirmam dilantik di Yogyakarta menjadi Panglima Besar Angkatan Perang Republik Indonesia dengan pangkat Jenderal oleh Presiden Sukarno.

1948-1949
Agresi militer 2 Belanda Yogyakarta sebagai ibukota Republik Indonesia diduduoi Belanda dalam keadaan sakit memimpin perang gerilya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur

10 Juli 1949.
Jenderal Sudirman kembali dari perang dan bertemu dengan Pimpinan-pimpinan Nasional dan menerima Parade Penghormatan Prajurit.

Pada Monumen Jenderal Sudirman ada beberapa hal yang menarik perhatian kami.
Pertama : Pada miniatur Organisasi Kepanduan yang pernah diikuti labelnya bertuliskan : "1993 - 1935 Aktif dalam kegiatan Kepanduan Hizboel Wathan (HW) sebagai Pemimpin.

Tetapi Gambar miniaturnya bukan berseragam HW melainkan PRAMUKA.

Kedua : Pada Patung Emas/ Kuningan Jenderal Sudirman dihalaman Monumen, Sudirman memakau seragam HW dengan duk HW dengan Sinar Lambang Muhammadiyah, tetapi batu prasasti yang ditandatangani Presiden RI Soeharto bertuliskan : PATUNG PRAMUKA JENDERAL SOEDIRMAN.

Berikut dokumentasi :

Sudirman Aktif di Hizbul Wathan

Harusnya Seragam HW bukan PRAMUKA

Prasasti Patung Emas Sudirman


Patung Emas Jenderal Sudirman

Hal yang menarik lainnya adalah ternyata setelah kami telusuri di mbah GOOGLE dengan keyword Biografi singkat Jenderal Sudirman, disana banyak sekali tulisan Soedirman Aktif dalam PRAMUKA HIZBUl WATHAN.

Jenderal Besar Raden Soedirman (EYD: Sudirman; lahir 24 Januari 1916 – meninggal 29 Januari 1950 pada umur 34 tahun[a]) (Wikipedia). Pada saat Jenderal Sudirman meninggal dunia (1950) belum pernah mengenal PRAMUKA dan Pramuka dilahirkan sebagai di Indonesia Tahun 1961.Artinya 11 tahun sejak Jenderal Sudirman meninggal Pramuka baru ada. Sejarah perlu diluruskan.

Sumber : http://www.gkhwklaten.org/2014/11/meluruskan-sejarah-jenderal-sudirman.html

Friday, 15 September 2017

HWku Jaya




HWku Jaya
Cipt. Muhammad Dzikron – Lagu Indri Nomina

A C# D E
SEABAD WAKTU BERLALU
HW INI KAN JAYA SELALU
PUTRA PUTRI BERPANDU
MANDIRI BERPRESTASI SELALU

TAKKAN PERNAH ADA RAGU
TERUS MAJU INDONESIA SATU
HIZBUL WATHON BERSATU
HW INI KAN JAYA SELALU

Reff :
KOBARKAN SEMANGAT PANDU
SINGSINGKAN LENGANMU
UNTUK TERUS MAJU …
GAPAILAH SEMUA MIMPIMU
BERSAMA HW MU
BERSAMA HW KU .. SLALU ..

Coda :
D C# D C# E
KU SLALU BERJANJI SEPENUH HATIKU
SEGENAP RAGAKU KUCURAHKAN SLALU
KU SLALU BERJANJI SEPENUH HATIKU
SEGENAP RAGAKU HINGGA AKHIR WAKTU ..

back to Reff :

Download Lagu MP3 HWku Jaya DISINI Ya...