Logo Design by FlamingText.com
Logo Design by FlamingText.com

GERAKAN KEPANDUAN

Sungguh Berat Jadi Kader Muhammadiyah. Ragu dan Bimbang Lebih Baik Pulang "JENDRAL SUDIRMAN"

HIZBUL WATHAN KWARDA ASAHAN

Sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia, yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945, sampai titik darah penghabisan. - Jogjakarta, 25 Mei 1946. (JENDRAL SUDIRMAN)

SANG PENCERAH

Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih, akan tetap hidup, tetap menuntut bela, siapapun lawan yang aku hadapi.- Jogjakarta, 17 Agustus 1948 (JENDRAL SUDIRMAN)

ROBERT STEPHEN SON SMITH BADEN POWELL

Bervariasi adalah ide-ide tentang apa yang merupakan 'sukses,' misalnya uang, posisi, kekuasaan, prestasi, penghargaan, dan sejenisnya. Tapi ini tidak terbuka untuk setiap mannor apakah mereka membawa apa yang sukses nyata, yaitu kebahagiaan. (Robert Baden-Powell)

PANDUKU

Hal yang paling bernilai sementara adalah mencoba untuk menempatkan kebahagiaan ke dalam kehidupan orang lain. Asli: The most worth-while thing is to try to put happiness into the lives of others. Sumber: Letter (September 1940) "BADEN POWELL"

Thursday, 4 April 2019

Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Kini Memiliki Batik Nasional


Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dan Suara Muhammadiyah bekerja sama untuk memproduksi Batik Nasional Hizbul Wathan. Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Bendahara Umum Kwarpus HW Endra Widyarsono dengan Direktur Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari di Grha Suara Muhammadiyah, Jum’at (8/2).

Direktur Suara Muhammadiyah Deni Asy’ari menyambut baik kerja sama dalam rangka produksi dan penjualan Batik Nasional HW tersebut. Menurutnya, untuk penjualan Batik Nasional HW dilakukan melalui jaringan Toko Suara Muhammadiyah, SM Corner, Jaringan Toko Daerah, dan mitra Suara Muhammadiyah di seluruh tanah air.

Sementara itu, Endra Widyarsono selaku Bendahara Umum Kwarpus HW mengungkapkan, melalui produksi Batik Nasional HW merupakan sebagai bentuk kemandirian salah satu Organisasi Otonom Persyarikatan tertua tersebut.

“Pengadaan batik ini dapat menjadi karya mandiri yang itu nanti dikerjasamakan SM dengan Kwarpus, lalu sampai ke wilayah, daerah. Nanti harapannya setiap pembina Qobilah, sekolah-sekolah itu, jika acara tidak dilapangan dapat memakai batik ini,” kata Endra.

Endra menerangkan terkait desain Batik Nasional HW sarat dengan filosofis yang menampilkan karakter cinta tanah air, membingkai berbagai unsur keindonesiaan.

“Maka kami menyatakan ini menjadi batik resmi Hizbul Wathan. Selanjutnya kami imbau seluruh kader di seluruh Indonesia bisa membela dengan membeli produk ini sekaligus operasional Hizbul Wathan di seluruh Indonesia,” ungkapnya.

Kemudian Endra menyampaikan sementara ini untuk memperoleh Batik Nasional HW dapat menghubungi Suara Muhammadiyah dan Kwartir Pusat HW. “Selanjutnya akan kami distribusikan secara nasional,” pungkasnya.

Sumber: Suara Muhammadiyah

Kwarti Pusat Hizbul Wathan, Inisiasi Pembuatan BUM Hizbul Wathan


Gerkakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) sebagai Ortom (organisasi otonom) Muhammadiyah terus tumbuh dan berkembang setelah kebangkitannya pada tahun 1998. Hingga kiini HW terus membina anggotanya menjadi kader Muhamadiyah, umat, bangsa dan negara kesatuan RI. Mendukung adanya hal itu, diperlukan dana yang cukup besar dengan sumber dana yang mandiri, menyeluruh, dan terintegrasi secara nasional (dari kwarpus, kwarwil, kwarda, kwarcab).

Memahami akan pentingnya pendanaan dalam membina kader, Bendahara Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan bersamaan dengan Rakarnas Bidang Pendidikan dan Pelatihan, pada (23-24/3/19) di Kaliurang, Sleman menghasilkan keputusan Pembuatan Badan Usaha Milik Hizbul Wathan (BUM HW).

Pembuatan BUM HW ini sebagai tindak lanjut dari Sidang Tanwir 1 Gerakan Kepanduan HW komisi 3 pada bulan Juni 2018 yang salah satu rekomendasinya adalah tentang realisasi Badan Usaha Milik Hizbul Wathan (BUM HW) di semua kwartir dan mengatur tata niaga dan membuat Rencana Bisnis BUM HW.

Selain menginisiasi adanya BUM HW dalam Rapat Kerja Kwartir Pusat HW yang melibatkan beberapa Kwarwil wilayah itu juga menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi seperti: otoritas dan kewenangan operasional, kebendaharaan dan bidang penggalian dana.

Uun Harun Syamsuddin, Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan berharap hasil keputusan mampu menjadi keputusan yang bisa patuhi dan disampaikan ke pimpinan dibawahnya.

“Rakernas ini menjadi progam rekomendasi keputusan Muktamar dan Tanwir Hizbul Wathan. Mudah-mudahan hasil ini bisa di pahami dan disampaikan ke wilayahnya masing-masing supaya tidak terkena penyakit. Seperti yang di singgung dalam Firman Allah swt dalam Surah As-Saff ayat 2 ‘Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan?’, ”ujarnya.

Uun mengingatkan agar semoga hal ini menjadi bagian ketaatan dalam berorganisasi yaitu dengan mematuhi keputusan peryarikatan dan pimpinan seperti keputusan Muktamar dan Tanwir. Untuk itu sebagai bagian persyarikatan perlu kit abaca, pahami dan laksanakan,” ujar Ramanda Uun Harun.

Sumber: muhammadiyah.id

Friday, 14 December 2018

PD Muhammadiyah Asahan Lepas Kontingen Hizbul Wathan Ke Cibubur

Ketua PDM Asahan Drs. MOHD. AKHIAR, MA memberikan Sambutan

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan Drs. MOHD. AKHIAR, MA melepas Kontingen Hizbul Wathan (HW) mengikuti perkemahan Jambore Nasional 1 Abad Hizbul Wathan yang dilaksanakan dari tanggal 11 s. d 15 Rabiul Akhir 1440 H / 18 s. d. 22 Desember 2018 M di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, Jum'at (14/12) di Halaman Komplek Perguruan Muhammadiyah Asahan.

Perkemahan yang mengangkat tema "Pandu Hizbul Wathan Untuk Indonesia Berkemajuan” Tahun 2018 ini, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwarda Asahan mengirim 90 peserta dan 15 Pembina Pendamping. 

Kontingen Kwarda Asahan 

MOHD. AKHIAR mengatakan bahwa dengan mengikuti kegiatan tersebut kami mengharapkan agar peserta HW dari Kwarda Asahan menjaga identitas dan nama Hizbul Wathan Kwarda Asahan, dan kami mengharapkan ikuti dengan serius dan meraih prestasi yang membanggakan, serta dapat membanggakan Kwarda Asahan, Sekolah dan orang tua. 

Beliau juga menyampaikan bahwa Jenderal Sudirman adalah kader Hizbul Wathan, dia adalah Jenderal Besar di negeri ini yang mendapat Jenderal Bintang Lima, maka berbangga la kalian selaku kader Hizbul Wathan di ikuti riuh tepuk tangan para peserta perkemahan yang di hadiri oleh orang tua/wali peserta, Ketua Majelis Dikdasmen Drs. Mahmuddinsyah, M.Si dan jajaran pengurus Kwarda Asahan lainnya. 

SMK Muhammadiyah 5 Kisaran kirim 5 Peserta dan 1 Pembina Pendamping 

Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran ELDI, SE., S.Pd dan Wakasek Kurikul HAZLANSYAH RAMELAN, M.Pd beserta Peserta dan Pembina Pendamping 

Kepala SMK Muhammadiyah 5 Kisaran ELDI, SE., S.Pd menyampaikan pesan kepada calon peserta yang akan mengikuti kegiatan Jambore Nasional 1 Abad Hizbul Wathan agar tetap menjaga nama baik sekolah, jaga kesehatan dan senantiasa mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan pribadi. 

Beliau juga mengharapkan sepulangnya setelah kegiatan ini, diharapkan ilmu yang kalian dapat selama mengikuti kegiatan Jambore Nasional 1 Abad Hizbul Wathan dapat di implementasikan di lingkungan keluarga, sekolah dan Kwarda Asahan umunya. 

Dua bulan lamanya kalian sudah mengikuti Training Centre (TC), saya pikiri itu adalah waktu yang cukup dan matang buat kalian untuk mengikuti kegiatan ini. Buktikan bahwa kalian adalah peserta pilihan yang lulus seleksi, bukan peserta yang asal-asalan, sambut beliau di akhir pidatonya pada acara pelepasan kontingen SMK Muhammadiyah 5 Kisaran. (RSM)

Thursday, 18 October 2018

GKHW Kwarda Kab. Asahan Siap Mengikuti Mahrojan (Jambore Nasional) Hizbul Wathan di Buper Cibubur

Ketua Kwarda Asahan Ramanda Citra, SE

Kisaran - Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwartir Daerah Asahan dibawah Pimpinan Ramanda Citra, SE pada saat rapat rutin Pengurus GKHW Kwarda Asahan, pada hari Rabu, tanggal 10 Oktober 2018 di Kantor Kwarda Asahan Jalan Madong Lubis No. 8 Selawan mengatakan bahwa Dalam menyambut Satu Abad Hizbul Wathan ditanah air Indonesia, Kwarda Asahan telah mempersiapkan barisan para Penghela yang akan di ikutkan dalam kegiatan Mahrojan atau Jambore Nasional Hizbul Wathan Tahun 2018 yang akan dilaksanakan di Cibubur pada tanggal 18 Desember 2018 s. d. 22 Desember 2018 yang akan datang. Semoga kita tetap Kokoh dalam barisan dengan niat fisabilillah. Allahu Akbar. Hal itu langsung disambut riuh takbir oleh para pengurus Kwarda Asahan yang hadir pada saat itu.

Ramanda Citra, SE meminta kepada semua segenap Pengurus Kwarda Asahan agar segera menyusun unsur kontingen dan mempersiapkan calon peserta Penghela yang diberangkatkan pada event besar setiap lima tahunan itu. Beliau juga menyampaikan bahwa semua haru bahu membahu dan sama-sama bekerja, mengingat Kwarda Asahan belum memiliki kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten Asahan, maka dari itu untuk keberangkatan ini dananya dibiayai secara gotong royong oleh tiga bagian diantaranya ialah:

1. Orang Tua Calon Peserta
2. Pimpinan Qabillah / Kepala Sekolah
3. Kwarda Asahan.

Ramanda Abdillah, S.Pd. selaku Wakil Ketua Kwarda Asahan menyarankan agar kita benar-benar mempersiapkan para calon peserta yang akan diberangkatkan secara matang. Para pembina Qabillah harus serius dalam menyeleksi dan tidak ada pilih kasih. Sebab ini kegiatan Tingkat Nasional, jangan sampai kita malu dengan kontingen lain.

Selain membawa 150 orang Penghela sebagai peserta Mahrojan atau Jambore Nasional, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Kwarda Asahan juga telah menetapkan akan memberangkatkan Pasukan Drumband Locananta Kwarda Asahan yang berjumlah 60 orang untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Semoga niat baik nan tulus kita ini mendapat ridho dari Allah SWT serta mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Asahan, sehingga apa yang kita harapkan dapat terwujud untuk membesarkan Hizbul Wathan di Negeri ini khususnya di Kabupaten Asahan sambut Ramanda Rustam.

Thursday, 4 October 2018

LAGU SAHABAT HW




HYMNE HIZBUL WATHAN PANDUKU

Hizbul Wathan bangkit dan melangkah 
Putra putri Muhammadiyah
Pandu Pembela Tanah Air tercinta
Kader Pemipin Bangsa
Bersemboyan fastabiqul khairat Dengan semangat pantang surut

Membina insan yang berakhlak mulia Teguh iman dan bertaqwa Hizbul wathan hantu panduku Disanalah kita bersatu Berbakti demi nusa dan bangsa Masyarakat sejahtera


Hizbul wathan mengemban tugasnya
Memenuhi janji pandunya
Dengan ikhlas beramal usaha
Qur'an Hadits gurunya



SERAGAM PENGENAL HIZBUL WATHAN


Seragam merupakan pakaian yang digunakan oleh semua anggota Hizbul Wathan dan pada Tulisan ini dikhusukan ke Pandu Pengenal. Seragam dalam pengertiannya adalah satu ragam atau satu kesamaan jadi pakaian bisa dikatakan sebagai seragam bila dipakai lebih dari 2 orang dan memiliki warna, bentuk, cara pemakaian, waktu penggunaan yang sama. Untuk ketentuan seragam Pandu Pengenal yang digunakan sudah ditentukan oleh Kwartir Pusat Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan. berikut ulasanya.

Atribut merupakan kelengkapan/tanda-tanda yang dikenakan seorang pandu untuk menunjukkan lokasi, jabatan, kecakapan yang telah ditempuh dan lain sebagainya.

Topi untuk Pandu Pengenal Putra dan Putri
  • Topi Pandu Pengenal putra adalah baret berwarna dasar hijau dengan tanda baret berwarna merah.
  • Topi pandu pengenal putri adalah topi dengan pet lebar, berwarna dasar hijau dan bergaris merah dengan tanda topi berwarna merah,


Tanda Topi dan Baret untuk Putra dan Putri
  • Tanda topi dan baret Pandu pengenal persegi panjang dengan sudut tumpul dan ditengahnya terdapat gambar matahari bersinar 12 ditengahnya terdapat gambar melati dan di kanan kiri terdapat sayap.
  • Tanda topi berwarna merah


Jilbab Putri
  • Jilbab Pandu Pengenal berwarna kheky atau berwarna sama dengan atasan kemeja Hizbul Wathan.
  • Penggunaan jilbab pandu pengenal dimasukkan ke dalam kemeja.

Hasduk untuk Putra dan Putri
  1. Hasduk/Kacu pandu pengenal berbentuk segitiga dengan warna dasar hijau dengan garis berwarna merah putih
  2. Lambang Hizbul Wathan dengan diameter 8cm pada bagian runcing garis.


Ring Hasduk Putra dan Putri
  • Ring pengikat Hasduk pandu Pengenal terbuat dari Rotan

Ikat Pinggang Pandu Pengenal
  • Ikat pinggang berwarna Hitam

Kemeja Pandu Pengenal Putri
  • kemeja pandu pengenal berwarna keky.
  • menggunakan lidah pundak berkancing.
  • menggunakan 4 buah saku 2 diatas ikat pinggang, 2 dibawah ikat pinggang.
  • Lengan menggunakan manset berkancing.
  • saat digunakan kemeja tidak dimasukkan ke celana.

Kemeja Pandu Pengenal Putra
  • kemeja pandu pengenal berwarna keky.
  • menggunakan lidah pundak berkancing.
  • menggunakan 2 buah saku diatas.
  • Lengan menggunakan manset berkancing.
  • saat digunakan kemeja dimasukkan ke celana

Celana Pandu Pengenal Putra dan putri
  • Celana Pandu Pengenal berwarna biru dongker.
  • dengan 2 buah saku disamping kanan dan kiri (mambo).

Badge Lokasi Kwartir Wilayah/ Propinsi
  • untuk gambar bagian bawah disesuaikan dengan daerah masing-masing
  • dipasang di lengan kanan kemeja.

Badge Lokasi Kwartir Daerah / Kota / Kabupaten
  • untuk nama Kwartir/Qobilah juga disesuaikan dengan daerah masing-masing.
  • dipasang di lengan kanan kemeja di atas badge lokasi Kwartir Wilayah.


Nama Anggota Pandu Pengenal
  • Warna dasar keky tua atau sama dengan warna kemeja.
  • Huruf berwarna hitam
  • Panjang Maksimal 10cm jika tempatt tidak mencukupi nama dapat disingkat.
  • dipasang di atas saku kanan.


Tanda Kenaikan Tingkat Pandu Pengenal
  • Tanda ini diberikan jika Pandu Pengenal telah menyelesaikan SKT(syarat kenaikan tingkat) Pengenal Purwa, Pengenal Madya, atau Pengenal Utama.
  • dipasang diatas nama anggota.



Tanda Jabatan Pandu Pengenal.
  • Tanda ini hanya digunakan oleh pemimpin utama, pemimpin Regu, dan wakil pemimpin Regu.
  • Warna garis merah.
  • pemimpin utama menggunakan tanda bergaris 3.
  • pemimpin regu menggunakan tanda bergaris 2.
  • wakil pemimpin regu menggunakan tanda bergaris 1.
  • dipasang ditengah saku kemeja kanan bagian atas.


Tanda Pelantikan Umum Pandu Pengenal
  • warna dasar merah dengan gambar kuning/ emas.
  • dipasang ditengah saku kiri.


Tanda Regu
  • warna dasar putih. 
  • Bentuk persegi.
  • Bergambar hewan dan bunga didalam lingkaran
  • pemasangan tanda kuntum pada lengan kiri kemeja.



Bendera Regu
  • Warna dasar ada 8 yaitu merah, kuning, hijau, biru, putih, oranye, hitam.
  • Gambar hewan dan bunga berada dalam lingkaran.


Sumber: HizbulWathanPanduku